Mengatasi Serangan Demam Panggung Sebelum Maju Public Speaking


Demam panggung adalah salah satu isu utama ketika melatih diri untuk menjadi seorang public speaker yang baik. Tidak semua orang bisa memiliki kepercayaan diri yang tinggi untuk menjadi pusat perhatian banyak orang terlebih harus menyampaikan isi materi presentasi tidak hanya dengan jelas tapi juga dengan menarik agar perhatian orang tetap tertuju pada presentator dari awal hingga akhir. Meski demam panggung adalah hal yang wajar di dunia public speaking, jangan biarkan hal tersebut menguasai diri Anda dan menjadi hambatan bagi diri untuk bisa berbicara dan berkomunikasi sesuai dengan tujuan yang diinginkan. Berikut adalah hal-hal yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi demam panggung bahkan ketika sekedar presentasi di depan bos sekalipun.
Public Speaking
Fokus pada isi materi
Ketika demam panggung, pikiran yang muncul pada diri sendiri adalah berbagai macam pikiran negatif tentang hal-hal yang bisa terjadi selama presentasi. Hal ini bisa membuat Anda makin menciut nyalinya dan mulai mencari-cari alasan agar bisa kabur dari situasi tersebut. Memikirkan hal-hal buruk yang bisa terjadi selama presentasi tidak akan ada habisnya karena ada banyak faktor yang bisa memengaruhi sebuah kejadian. Bahkan presentasi yang paling sempurna perencanannya pun bisa mengalami masalah teknis misalnya karena faktor yang tak terduga. Lebih baik sebelum maju public speaking, Anda fokus pada poin-poin penting yang harus tersampaikan selama durasi Anda berbicara agar nantinya tidak ada yang terlewat untuk disampaikan. 

Public Speaking

Belajar teknik menenangkan diri
Jika Anda adalah seseorang yang mudah panik tapi harus mengemban kewajiban untuk presentasi di depan orang lain, belajar teknik menenangkan diri sendiri bisa menjadi pelengkap keterampilan dalam public speaking. Misalnya dengan berlatih yoga, meditasi, atau teknik bernafas. Teknik menenangkan diri tidak hanya bisa membersihkan pikiran dari hal-hal yang negatif dan mengubahnya menjadi positif melainkan juga bisa membantu untuk mengontrol detak jantung yang cenderung lebih cepat sebelum melakukan presentasi. 

Public Speaking Indonesia

Kurangi asupan kafein
Yang satu ini memang tidak ada hubungannya dengan keahlian public speaking Indonesia tapi juga masih penting untuk jadi perhatian Anda. Pasalnya, minuman berkafein seperti kopi, teh, dan minuman bersoda, adalah jenis minuman diuretik alias membuat ginjal Anda memproduksi urin lebih banyak. Tentu kurang baik jika Anda terburu-buru ke toilet untuk buang air kecil berkali-kali sebelum maju presentasi karena ginjal yang terlalu aktif, bukan? Selain itu minuman berkafein juga bisa mempercepat detak jantung, ditambah dengan kondisi mental yang sedang gugup tentunya hal ini jadi makin membuat Anda tidak nyaman. 

Buat koneksi dengan audiens Anda
Berinteraksi dengan audiens adalah salah satu kunci dalam public speaking Indonesia terbaik karena dengan berinteraksi maka Anda membuat koneksi komunikasi dengan audiens yang bisa sangat membantu sesi presentasi Anda jadi lebih berguna. Membuat koneksi dimulai dari memberikan senyum dan menyapa audiens dengan santun, kemudian selama presentasi jaga kontak mata, dan buka pikiran karena Anda harus siap menerima berbagai macam reaksi audiens atas isi presentasi Anda. 

Dengan pikiran yang terbuka maka Anda bisa memberikan respon yang lebih cerdas dan lebih mulus karena audiens tidak dianggap sebagai musuh yang dianggap akan selalu memberikan serangan untuk menjatuhkan Anda. Membuat koneksi dengan audiens juga akan membuat suasana presentasi jadi lebih cair yang lama kelamaan bisa membuat Anda lebih santai dan melupakan demam panggung. 

Post a Comment

0 Comments